CAPAIAN PERJANJIAN KINERJA
TAHUN : 2017
TRIWULAN I
KEMENTERIAN KESEHATAN

NO
SASARAN STRATEGIS
NO
INDIKATOR KINERJA
   SATUAN   
TARGET 2017
TARGET TW 1
REALISASI TW 1
( % )
URAIAN REALISASI
1
Meningkatnya kompotensi dan kinerja aparatur Kementerian Kesehatan
1
Persentase Pejabat Pimpinan Tinggi, Administrator dan Pengawas di lingkungan Kementerian Kesehatan yang kompetensinya sesuai persyaratan jabatan
Persen(%)
80
60
81.4
135.67
Capaian masih sama dengan tahun 2016, dikarenakan belum ada perubahan/rotasi/promosi pejabat pada Triwulan I
2
Persentase pegawai Kementerian Kesehatan dengan nilai kinerja minimal baik
Persen(%)
88
0
0
capaian masih 0% dikarenakan penilaian SKP dilakukan diakhir tahun
2
Meningkatnya sistem informasi kesehatan integrasi
3
Jumlah kabupaten/kota yang melaporkan data kesehatan prioritas
Kab/Kota
308
77
41
53.25
41 kabupaten/kota melaporkan/mengirimkan data kesehatan prioritas melalui aplikasi Komunikasi Data bulan Desember 2016 sampai dengan Februari 2017 dengan keterisian variabel sekurang-kurangnya 80%
4
Jumlah kabupaten/kota dengan jaringan komunikasi data untuk pelaksanaan e-kesehatan
Kab/Kota
154
154
108
70.13
108 kabupaten/kota terdapat Puskesmas yang melaksanakan sistem informasi Puskesmas dan melaporkan datanya secara online ke dinas kesehatan kabupaten/kota. Penerapan sistem informasi Puskesmas dan pelaporan online merupakan suatu rangkaian proses.
3
Meningkatnya sinergitas antar Kementerian/Lembaga
5
Jumlah provinsi dan kabupaten/kota yang menyampaikan laporan capaian SPM
Kab/Kota
310
310
379
122.26
379 Kabupaten/kota melapor/mengirimkan capaian SPM melalui aplikasi Komunikasi Data dengan keterisian variabel sekurang-kurangnya 70%
4
Meningkatnya integrasi perencanaan, bimbingan teknis dan pemantauan evaluasi
6
Jumlah provinsi yang memiliki rencana lima tahun dan anggaran kesehatan terintegrasi dari berbagai sumber
Jumlah
25
25
7
Jumlah rekomendasi monitoring evaluasi terpadu
Jumlah
34
5
5
Meningkatnya tata kelola kepemerintahaan yang baik dan bersih
8
Persentase satuan kerja yang dilakukan audit memiliki temuan kerugian negara <= 1 %
Persen(%)
94
0
6
Meningkatnya Kesehatan Masyarakat
9
Meningkatnya persentase persalinan di fasilitas kesehatan
Persen(%)
81
10
15.22
152.20
Tercapainya 15,22% persalinan di fasilitas kesehatan
10
Meningkatnya desa yang mengalokasikan dana desa untuk UKBM
Persen(%)
30
7
379
5414.29
Masih banyak kabupaten/kota yang belum melaporkan kegiatan UKBM bersumber dana desa ke provinsi
7
Meningkatnya daya guna kemitraan dalam dan luar negeri
11
Jumlah dunia usaha yang memanfaatkan CSR untuk program kesehatan
Kesepakatan
12
3
0
0.00
Triwulan 1 masih berfokus pada sosialisasi program proritas Kementerian Kesehatan ke pada Dunia Usaha
12
Jumlah organisasi kemasyarakatan yang memanfaatkan sumber dayanya untuk mendukung kesehatan
Kesepakatan
9
2
3
150.00
PBNU, PP Muhammadiyah, Muslimat NU
8
Meningkatnya Akses dan Mutu Fasilitas Pelayanan Kesehatan
13
Jumlah Kecamatan Yang Memiliki Minimal 1 Puskesmas Tersertifikasi Akreditasi
Jumlah
2100
2100
1475
70.24
Capaian kumulatif
14
Jumlah Kab/Kota yang memiliki minimal 1 RSUD yang tersertifikasi akreditasi nasional
Kab/Kota
97
97
201
207.22
Capaian Kumulatif
9
Meningkatnya Pengendalian Penyakit
15
Persentase penurunan kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) tertentu
Persen(%)
20
20
33
165.00
Merupakan capaian triwulan 1
16
Kab/Kota yang mampu melaksanakan kesiapsiagaan dalam penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat yang berpotensi wabah
Persen(%)
64
2
50
2500.00
Meupakan capaian triwulan 1 merupakan capaian tahun 2016, Karena pada tri Wulan I masih proses persiapan
17
Jumlah kabupaten/kota mencapai eliminasi malaria
Kab/Kota
265
265
247
93.21
Capaian indikator dihitung dalam Satu Tahun, sehingga capaian ini masih menggunakan capaian Triwulan IV Tahun 2016
18
Jumlah kabupaten/kota yang memiliki Puskesmas yang menyelenggarakan upaya kesehatan jiwa
Kab/Kota
180
130
130
100.00
sesuai target
19
Persentase kab/kota yang melaksanakan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) minimal 50% sekolah
Persen(%)
30
22.5
212
942.22
merupakan capaian target akumulasi dari tahun 2015 sampai TW 1 Tahun 2017 yaitu 109 Kab/Kota
10
Meningkatnya akses, kemandirian, dan mutu sediaan farmasi dan alat kesehatan
20
Jumlah bahan baku sediaan farmasi yang siap diproduksi di dalam negeri (kumulatif)
Jumlah
15
20
16
80.00
Dalam mencapai target di tahun 2017, progres sampai dengan periode TW I 2017 adalah sebagai berikut : a.Telah ditandatangani 1 (satu) nota kesepahaman, 5 (lima) Perjanjian Kerjasama (PKS) dan 10 (Sepuluh) Kontrak Kerja pada 1 Maret 2017 b. Telah diterima laporan awal pekerjaan dari tim peneliti penerima fasilitasi peningkatan dan pengembangan BBO dan BBOT tahun 2017 berdasar SK Dirjen Nomor HK.02.02/IV/0156/2017 tanggal 8 Februari 2017. Dikarenakan progres ini sudah on track, diharapkan pada akhir tahun 2017 target indikator dapat tercapai.
21
Jumlah jenis/varian alat kesehatan yang diproduksi di dalam negeri (kumulatif)
Jumlah
6
7
7
100.00
Berikut ini jenis/varian produk alat kesehatan yang telah mampu diproduksi di dalam negeri (kumulatif) sampai dengan Triwulan 1 Tahun 2017: 1. Karixa Renograf (PT Sarandi Karya Nugraha) 2. Triton Sutures (PT Triton Manufactures) 3. Triton Skin Marker (PT Triton Manufactures) 4. DOMAS FLEXI-CORD Progressive (PT Dutamulti Intioptic Pratama) 5. ORTHINDO Pedicle Screw Titanium (PT Marthys Orthopaedic Indonesia) 6. ID BIOSENS Dengue NS1 (PT Indec Diagnostics) 7. INA-SHUNT Semilunar Flushing Valve System (PT Swayasa Prakarsa) Kendala yang dialami selama Triwulan 1 Tahun 2017 : 1. Terdapat perubahan aturan HS Code dari Bea Cukai ( semula 10 digit menjadi 8 digit ) sehingga menghambat proses evaluasi berkas permohonan 2. Upgrade sistem registrasi online dari versi 1.0 ke versi 2.0 membutuhkan waktu untuk penyesuaian dalam penggunaan baik Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk kendala yang dihadapi selama Triwulan 1 Tahun 2017 sebagai berikut : 1. Melaksanakan koordinasi dengan Bea Cukai 2. Melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis terkait sistem registrasi online versi 2.0 Evaluasi Tindak Lanjut yang telah dilaksanakan untuk kendala yang dialami pada Triwulan 4 Tahun 2016 adalah: Telah dialokasikan anggaran untuk pengadaan storage server
22
Persentase Puskesmas dengan ketersediaan obat dan vaksin essensial
Persen(%)
85
60
62.67
104.45
-

Warna Presentase Keterangan
  n/a Tidak Ada Target
  0 s/d 79 Tidak Tercapai
  80 s/d 99 Tercapai Sebagian
  = 100 Tercapai
  > 100 Melebihi Target